Pendidikan Islam Indonesia; Kontruksi Kritis MAsyarakat Multikultural dalam Era Globalisasi
Buku "Pendidikan Islam Indonesia: Konstruksi Kritis Masyarakat Multikultural dalam Era Globalisasi" membahas tentang pentingnya pendidikan multikultural dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi. Buku ini ditulis oleh Dodi Ilham, Baderiah, Abdul Pirol, Erwatul Efendi, dan Muh. Firgiawan Kasman.
Secara umum, buku ini menyoroti:
• Integrasi Nilai Multikultural dalam Pendidikan Islam: Argumen utama buku ini adalah bahwa nilai-nilai multikultural seperti toleransi, keadilan, kebebasan, dan demokrasi, sebenarnya didukung oleh prinsip-prinsip dasar Islam. Oleh karena itu, integrasi pendidikan multikultural dalam kurikulum pendidikan Islam dianggap sangat relevan dan penting, terutama di masyarakat Indonesia yang pluralistik.
• Menjawab Tantangan Globalisasi: Di era globalisasi, di mana interaksi antarbudaya semakin intensif dan konflik berbasis SARA masih sering terjadi, pendidikan Islam diharapkan dapat menjadi sarana efektif untuk menanamkan kesadaran multikultural kepada peserta didik.
• Membangun Karakter dan Integrasi Bangsa: Tujuan utama dari pendekatan ini adalah untuk menghasilkan lulusan (human resources) yang tidak hanya memiliki pengetahuan sains dan agama, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, bersikap demokratis, humanis, pluralis, serta mampu merespons keberagaman secara bijaksana dan positif. Hal ini diharapkan dapat memperkuat integrasi sosial dan bangsa.
Kajian Kritis: Buku ini kemungkinan menggunakan perspektif pedagogi kritis untuk menganalisis bagaimana pendidikan Islam dapat berkontribusi pada perubahan sosial yang lebih adil dan damai, menentang praktik-praktik yang menodai nilai-nilai kemanusiaan seperti kekerasan atau diskriminasi.
Tidak tersedia versi lain